26.3.15

Perihal yang bukan Perihal (Paranoid)

Perihal ini kutulis bukan untuk membantu.

Entah perihal ini gunanya apa, tapi kali ini hanyalah curahan ekspresi.

Jadi.

Mungkin dari tulisan-tulisan ku ini, kalian merasa bahwa aku itu...bijak dan tak pedulian? Salah besar. Meskipun aku telah menulis "Perihal Pendapat Orang Lain" yang isinya jelas-jelas menyatakan bahwa mentalitas "I dont give a fuck" itu patut dimiliki;

Aku tidak bisa melakukan yang sama terhadap orang-orang yang aku cintai!

Matilah aku, yakan?

Karena orang yang paling kita sayang adalah orang yang-jika menyakiti kita- akan terasa paling sakit.

Campuran rasa tidak percaya, pengkhianatan, dan rasa sakit yang mencabik-cabik itu sendiri- ugh.

Sekali lagi, aku menulis ini karena aku paranoid kehilangan seseorang yang sangat aku cintai. Dan kali ini, aku tak menkontradiksi diriku sendiri lagi, karena sesuai "Perihal Kebosanan", kalian pasti dapat menyimpulkan aku orang yang sangat imajinatif.

Imajinasi ku ini yang akhirnya menyebabkan KELETIHAN JIWA.

Dia tak membalas telfon? apa yang sedang dia lakukan? dimana dia? apakah dia masih hidup? Apakah ia sedang menjalin cinta dengan orang lain?! mengapa ia membaca SMS ku, namun tidak dibalas? Kemarin dia masih mengatakan "I love you", Apa sekarang tidak lagi?! apakah aku telah tergantikan?! APA YANG SEDANG IA LAKUKAN?!

Tulisan "Perihal" yang tidak membantu tidak ada gunanya. Maka, untuk kalian-kalian ini yang merasakan hal yang sama sepertiku...

LARILAH

Ke alam mimpi.

-------------------------

Tidur itu sangat menenangkan, kau tahu? dan jika kau tak bisa tidur, ini beberapa solusi...

1. Diamlah, jangan bergerak. Perlahan tubuhmu akan "tidur" sendiri.

2.Atur pernapasan, hitung mundur dari 100.

3.Renggangkan tubuh! (ini berhasil untukku)

4.Mandi air hangat sebelum tidur.

5.Minum teh.

6.Membaca buku yang berat atau tebal hingga tertidur.

7. Matikan dan jauhkan segala gadget anda...

8. Matikan lampu.

-----------------------------------------------------------

Semoga paranoia kita bisa teratasi ya ...

*menangis di pojokan*


-Alex


No comments:

Post a Comment