26.3.15

Kepada R.B

Absurd.

Sebuah kata yang pas untukmu.

"Maksud?"

Seraplah sendiri, dasar tak tahu malu.


Aku heran kenapa bisa ada manusia seperti ini yang menjadi temanku.

Klinis, unik,

hiperaktif

Gerak gerik konyol,

agak lucu

Heranku sirna,

ketika aku melihat kaca.


Ku perlakukanmu bagai babu

Kau lakukan semua itu

Minta upah, makanan atau susu

Kucing atau manusia sih kau itu?


Fantasi absurd menjadi artis

Nyanyian mu yang kubalas sinis

Egoisnya aku, tak memperbolehkanmu

Waktu itu, temukan cinta hatimu.


Memang, kau bukan milikku.

Aku sudah memliki seseorang, dan dia memilikiku

Menyayangiku

Namun tetap, tak rela aku melepas dirimu


Maafkan perlakuan ku, jika tak berkenan di hatimu

Namun mengapa engkau tak pernah mengeluh?

Percayalah, jauh di dalam hatiku

Aku sayang padamu.


Sebentar lagi kita akan berpisah

Dan duo absurditas kita mencapai akhir kisah

Ah, aku tak ingin berpikir seperti itu dulu

Tahun keemasan ku, ku jalani denganmu.


Berjanjilah, jangan lupakan itu.

No comments:

Post a Comment