26.3.15

Perihal Kebosanan



Kebosanan adalah salah satu hal paling menyakitkan di hidup, bukan?


Menunggu untuk sesuatu datang, atau terjadi,


Bahkan beberapa orang tak tahu apa yang sedang mereka tunggu.


Namun mereka menunggu saja.

Kebosanan bisa mengarah ke tragedi. Pasangan putus karena bosan. Orang menjadi gila karena bosan.


Aku membuat post ini untuk membantumu di kala bosan selanjutnya.


Membuatmu melakukan hal-hal yang akan mengalihkan perhatianmu dari kebosanan itu, tanpa memerlukan suatu hal apapun, kecuali sekumpulan milyaran sel organik yang sekarang ini sedang membaca.


Lihatlah sekeliling. Apa yang kau lihat?


Mungkin...noda hitam di dinding.


Berpola sol sepatu.


Menurutmu, anak umur berapa yang sangat tak bertanggung jawab lalu menendang-nendang dinding putih bersih, menodakannya? Kira-kira apa motifnya dibalik penodaan itu? Saat itu, mengapa sepatunya kotor? Namun bukan kotor akan bekas tanah, namun abu? Sepatu apakah yang sedang dipakainya saat itu? Dan jika ukuran kakinya sebesar itu, setinggi apakah dia? Bagaimana perawakannya? Apakah dia anak kampung yang lusuh? Atau anak seorang makelar kaya dengan rambutnya yang klinis iseng menodai dinding? Apakah anak itu sengaja atau tidak? Kira-kira siapa namanya?


1.Banjirilah dirimu dengan pertanyaan. Cukup efektif bukan? melihat berapa banyak pertanyaan dan berapa banyak harus berpikir untuk setiap pertanyaan. Jika kau kehabisan ide, carilah hal lain untuk dijadikan hal yang dipertanyakan.


Huft.


Angkat tanganmu ke leher. Hitunglah denyut nadimu. Menurutmu itu cepat atau lambat? Menarik bahwa nadimu hanya berdenyut di beberapa tempat saja bukan? Lalu ingatlah kembali pelajaran SMP tentang system sirkulasi darah di tubuh. Ingatlah nama semua pembuluh dan bilik yang membuatmu tetap hidup hingga sekarang. Syukurilah keadaan itu setidaknya selama beberapa menit…


2. Memperhatikan tubuh sendiri. Ya, kau bisa menghitung denyut nadi, helai rambut, atau ruas jari. Cukup memakan waktu.


Kau mencintainya, kan?



Dan nama orang itu muncul di otakmu. Cukup ajaib.


3. Aku yakin yang satu ini akan memakan banyak sekali waktu, daydreaming tentang cintamu. Bayangkan masa depanmu dengannya. Oh, hubunganmu sangat buruk kau bahkan tak berani berimajinasi? Baiklah, pikirkan hubunganmu dengan manusia idaman mu…


Sebenarnya metode-metode ini tak memiliki efek samping selain mungkin diliatin orang dan dianggap stress. Namun siapa peduli apa kata orang?

Sudah? Apakah engkau masih menunggu?


Ya, mungkin saja.


Setidaknya kau tak sebosan tadi.


Berbahagialah!



-Alex


No comments:

Post a Comment