Debur ombak membawa rindu
Angin malam beraroma, sendu
Remang rembulan menembus kalbu
Di antara bintang, kulihat wajahmmu.
Kedinginan melingkupi tubuh
Teringat hangatnya genggamanmu
Kerinduan yang tak kunjung sembuh,
Cinta terucap sepasang lidah kelu.
Ku tahu, tak ada yang abadi.
Termasuk jua, cinta sejati.
Fajar menyingsing, bulan beranjak pergi
Mengajak memori dan juga luka hati.
Sayang, malam selalu kembali...
No comments:
Post a Comment