15.8.15

Malam

Debur ombak membawa rindu

Angin malam beraroma, sendu

Remang rembulan menembus kalbu

Di antara bintang, kulihat wajahmmu.


Kedinginan melingkupi tubuh

Teringat hangatnya genggamanmu

Kerinduan yang tak kunjung sembuh,

Cinta terucap sepasang lidah kelu.


Ku tahu, tak ada yang abadi.

Termasuk jua, cinta sejati.

Fajar menyingsing, bulan beranjak pergi

Mengajak memori dan juga luka hati.


Sayang, malam selalu kembali...

No comments:

Post a Comment