22.4.15

Perihal Perbandingan (curcol Alex)

Kita semua pasti pernah membandingkan. Tanpa membandingkan sesuatu kepada suatu hal yang lain, kita tidak bisa mengambil keputusan mana yang baik dan yang tidak.

Dan kemarin, aku membandingkan suatu hal yang harusnya tak harus dibandingkan...

Kehidupan.

(harusnya aku tidak boleh curhat disini tapi...)

Saat kita dilahirkan di dunia ini, kita tidak memiliki kontrol memiliki orangtua dan kehidupan seperti apa, apakah kita akan terlahir di keluarga kaya atau miskin, apa kita akan hidup di rumah yang megah atau gubuk yang dingin. Dunia ini tidak adil kepada semua orang, dan mungkin itu adalah suatu keadilan yang tersisa untuk semuanya, bahwa semua orang pernah mengalami ketidakadilan. Entahlah.

Aku memilki seorang sahabat, dan saat kubilang sahabat; aku benar-benar bermaksud sobat sejati yang aku percaya melebihi kenalan-kenalan ku yang lain. Dan ada suatu hal yang aku kurang suka darinya, hanya satu hal. Dia sering mengeluh.

Tapi siapa sih yang tidak pernah mengeluh?

Beberapa hari yang lalu, keluhannya berhenti; ia mulai mengisolasi diri. Jauh. Dan aku yang tidak tahu cara mengkonfrontasinya-dan aku yang memang sedang sibuk sendiri- tidak berkata apa-apa sepanjang hari mengenai hal itu. Namun bukannya aku tidak berusaha mengetahui apa yang terjadi; aku mengorek informasi dari banyak orang layaknya agen CIA.

Yah, dan sepulang sekolah aku merogoh hp-ku dan mencoba mengetahui apa yang salah. Dan kau tahu apa jawabannya?

"Oh, peduli toh"

Wah.

Wah, wah wah wah.

Lelah sudah pikiran ini.


2 comments: