25.3.15

Perihal Pendapat Orang

Jadi, mari ku tebak.

Seseorang membicarakanmu di belakang mu?

Berkata bahwa kau...pengkhianat? menyebalkan? mengumbar aurat? cabe? (aku benci sekali simbolisme itu).

Dan... kau merasa sangat terpuruk? Kepalamu serasa sangat berat, hatimu sesak, harga dirimu ternoda., pipimu mulai gatal karena air mata yang jatuh dan mengering di tempatnya...?

Believe me, I've been there.

Dan sesungguhnya, itu sepenuhnya manusiawi... dan tidak selamanya sakit hati itu hal yang sepenuhnya 100% buruk. Untuk sesungguhnya merasakan hidup, kita harus menjalani seluruh aspeknya, baik itu sakit, senang, susah, sedih, dan lain-lainnya. Akankah kau pergi ke mall hanya untuk parkir? Kau pasti ingin melihat toko-tokonya, mungkin menemukan hal yang kau suka, dan hal yang kau tidak terlalu suka.
Tapi, intinya adalah pengalaman kan?

Kau ingin hidup bukan? Hidup yang sesungguhnya?

Bahkan orang yang ingin bunuh diri, ingin hidup. Mereka ingin mencecap hidup yang sesungguhnya, mereka hanya merasa bahwa... kesempatan itu telah tiada.

Nah, aku menulis posting ini bukan untuk menyulitkan mu, aku ingin menjadi manusia yang berguna. Maka aku akan berusaha membantumu, ya?

Pertama, ubalah mindset anda. Jika mereka mengejekmu, merendahkan dirimu, dan membuat dirimu merasa inferior, ketahuilah bahwa anda setidaknya lebih baik dari mereka. Anda lebih bermoral dan anda tidak menyamakan manusia dengan tumbuhan Capsicum annuum (cabai). Lagipula, yang mainstream-mainstream di dunia ini sudah tidak keren lagi. Semua orang berusaha untuk menjadi unik.. dan tidak biasa... dan sekarang, kecantikan luar itu sudah sangat biasa dimiliki orang.

Inner Beauty, tau kan?

Jika engkau cantik di dalam, keberadaan mu akan disenangi orang. It's not about looks, it's about your aura. If you're pretty, but you have the aura of a bitch, ya orang akan segan berada di dekatmu. Dan jika kau begitu mau terlihat lebih menarik diluar, banyak jalan menuju Roma kok. Tenanglah.

Poin kedua, jangan pedulikan!

Ya, beberapa hal yang harus kau pedulikan adalah keluargamu, studimu, masalah lingkungan, moralitas mu, menjadi orang yang berguna di tengah masyarakat, pekerjaanmu, dan hal-hal semacam itu. Apakah ada kau lihat hal-hal semacam "Pendapat Orang Lain"? tidak kan?

Memang, ada beberapa orang yang pendapatnya harus kau dengarkan, contohnya orangtuamu atau dosen yang akan menentukan kelulusanmu...

Namun gadis kelas sebelah yang berisik? Kakak kelas yang eksis? Mantan pacar tukang selingkuh? Mantannya pacar? Mantannya mantan pacar? Dan segala tetek-bengek balada kehidupan anak sekolahan?

Dalam 5 tahun, mereka akan melupakanmu, dan pendapat mereka sungguh tak penting lagi. Yakan? jadi mengapa harus kau bersedih jika mereka bisa bahagia, tertawa-tertawa?

Dalam hidup, kadang kita membutuhkan mentalitas

"I dont give a fuck".

Ya?


Jadi tersenyumlah.

Kamu lebih baik dari mereka.


-Alex



2 comments: