20.4.15

Surat Kepada Pak Harris

(Dulu ditulis dalam rangka memperingati Hari Guru)

Kepada Pak Harris,

Sama seperti semua hal lainnya, semua orang memiliki perspektif dan pengertian yang berbeda-beda tentang segala suatu hal. Perbedaan tersebut adalah hal yang memicu argumentasi, perpecahan, namun juga mungkin persatuan.
Namun aku tak peduli dengan perbedaan tersebut, ataupun pendapat orang lain dalam hal ini. Bagiku, seorang guru merupakan seseorang yang memiliki kemampuan untuk mengubah hidup murid-muridnya,dan membekali mereka menghadapi realita kehidupan nantinya.
Seorang guru haruslah menginspirasi, mengerti, peduli. Seorang guru harus tahu yang salah dan yang benar, dan tidak takut menyatakannya. Terakhir, seorang guru haruslah berilmu.
Banyak kriteria dalam otakku yang telah kujabarkan, dan jika kita ikuti kriteria itu hanya ada segelintir "guru" di sekolah ini.
Salah satunya adalah dirimu, Pak Harris.

#asik

 Engkau adalah sosok seorang guru yang pantas menghiasi buku karya Andrea Hirara. Guru yang seakan-akan keluar dari lembaran buku cerita, menyenangkan, inspiratif, sempurna. Ingin bertemu sesosok guru macam tu, sampai aku tersadar akan eksistensi seorang Andreas Harris.


(Entah jika guru-guru Andrea Hirata memang sehebat itu semua atau kemamuan menulis deskriptifmya memang sangat dahsyat. Aku sampai terbawa emosi...)

Pak Harris, sejujurnya aku menjadi aku yang seperti ini itu ulah Pak Harris.

#lho


Puitis, narsis, konyol... semua sebab mengikuti kelasmu, bermain drama Edensor, mengikuti kelasmu...Hahaha! Bapak juga telah menumuhkan rasa percaya diri dalam diriku, membuat aku menjadi aku yang disenangi orang-orang di sekitarku. Terima kasih banyak Pak Harris, mungkin tanpamu aku tidak bisa menjadi seperti ini. (Dan aku sangat menyukai diriku yang sekarang ini, Haha!)

Namun menurutku, surat-tanda-terima-kasih yang kutulis di jam pelajaran IPA ini tak akan pernah cukup untuk membalas jasa-jasamu.
Dan menurutku, penghargaan terbesar untuk seorang guru ialah kesuksesan muridnya. Tandanya, mereka telah berhasil mendidik seseorang muridnya dan menjadi seorang guru sejati.
Maka aku akan berusaha membanggakan bapak. Nama bapak akan tercantum dalam karya-karya tulisku,mungkin dalam beberapa laguku, namun akan selamanya di benakku.

Akan kugantungkan nama Andreas Harris di antara Plato, Ki Hadjar Dewantara, dan orang-orang hebat lainnya.

Teruslah menginspirasi dan mengajar, Pak Harris!

Terima kasih untuk segalanya!

-Alex


No comments:

Post a Comment